Bersama Kalian (Lagi)




Tak perlu lagi hal yang sempurna , karena kaulah kesempurnaan 

-Katakukatakita



Pernah menjadi cerita
Sekelompok manusia yang suka tertawa
Mereka yang tak peduli akan duka
Yang benci akan keteraturan

Dahulu pernah ada
Mereka yang sekilas tampak bodoh
Tak kenal takut , Tak tahu basa -basi
Begitu santai hadapi dunia

Begitu sulit pisahkan mereka
Bagai mencabut segenggam rumput
Tanpa pernah merusak akarnya
Mereka berbeda namun satu

Pada akhirnya mereka harus takluk
Kepada malaikat bernama waktu
Dialah yang mencerai-beraikan
Menentukan jalan tempuh masing-masing
Sesuai mimpinya
Sesuai cita-citanya

Kini mereka harus berjuang
Berdiri di kaki mereka sendiri
Bertempur sendiri melawan dunia
Meraih segala kemenangan dan harapan

Tenanglah sahabat,
Semua ini hanya sementara
Tak selamanya akan bersama
Tak selamanya pula akan terpisah

Kita mendaki gunung yang sama
Meski jalan yang ditempuh berbeda-beda
Sebagian melangkah lebih awal
Sebagian lagi sedikit tertinggal

Aku mengerti kita saling merindu
Aku paham kita semua lelah
Bersabarlah pada jalan yang terbentang
Hadapilah semua dengan perlahan

Sampai kita kembali pada waktu
Untuk tersenyum saling menyapa
Untuk kembali pada saat bahagia
Bersama , di puncak yang sama

Bidadari Tanpa Sayap



If you love something, let it go. If it comes back to you, its yours forever. If it doesn’t, then it was never meant to be. 

- Unknown




Kembali engkau datang
Di kala kaki terasa berat
Ketika langkah menjadi tak beraturan
Berjalan begitu saja tak tentu arah

Entahlah sudah keberapa kalinya
Tapi kau selalu ada di saat aku merasa lelah
Ketika dunia seakan memaksaku menyerah
Saat waktu menyuruhku untuk terjatuh

Apakah aku tak sanggup melangkah sendiri?
Sesungguhnya aku tak pernah ingin untuk peduli
Selama kau masih ada dan selalu ada
Selama itu pula aku punya alasan untuk tersenyum

Engkau bidadari tanpa sayap kiriman tuhan
Yang takkan biarkan hati ini tersesat
Dalam gelap yang menutupi setiap jengkal kebaikan
Kaulah pelita yang tunjukkan keselamatan

Tetaplah  ada dikala gundah
Tetaplah bertahan saat terjatuh
Hingga damainya tatap mata terakhir
Genggamlah tangan ini dan jangan pergi lagi

Setengah Hati


If you have to leave 
I wish that you would just leave
Cause your presence still lingers here
And it won't leave me alone

~Evanescence - My Immortal


Separuh perjalanan telah dilalui
Begitu banyak halang dan rintang yang dihadapi
Segalanya terasa makin dalam
Seiring langkah yang semakin jauh

Tak pernah kupedulikan lelah
Tak pernah kuhiraukan bosan
Kudiamkan semua rasa sakit
Kutahan luruhnya air mata

Agar dia tetap berjalan
Tetap setia dengan senyuman
Aku berdiri untuk membela
Aku terinjak untuk menopang

Kebahagiaanmu selalu jadi tujuan
Kesenanganmu selalu jadi impian
Untukmu kan selalu ada waktu
Untukmu kan selalu tersedia cinta

Bagiku kaulah segalanya
Jawaban akan setiap doa
Pendampingku sampai habis masaku
Tempatku untuk abdikan sisa hayatku

Peri kecilku
Maafkan untuk segala harapan
Ampuni segala kenaifan
Aku yang menganggap engkau sama
Aku yang yakin kau bahagia

Bencilah aku yang kecewa
Hukumlah aku yang bersedih
Engkau pergi bukanlah khianat
Engaku berpaling bukanlah dosa

Karena akulah yang bersalah
Aku yang bodoh dan selalu lupa
Meski sayapmu telah patah
Kau takkan pernah berhenti terbang









Kejujuran



“Honesty is the first chapter of the book wisdom.” 
― Thomas Jefferson

Apa yang salah
Bila mereka menepuk dada
Tertawa akan karya
Yang mereka cipta dengan rasa dan karsa

Apa yang salah
Memiliki nama yang dikenang
Tersenyum menjadi pemenang
Miliki harta bergelimangan

Adakah yang peduli
Jalan apa yang mereka raih
Apa yang dikorbankan
Jujurkah yang dikerjakan

Sementara mereka jatuh
Sederas tetesan embun
Berganti dilindas dan dihinakan
Diinjak dan dicampakan

Tak ada lagi cinta tersisa
Tak ada lagi tawa terdengar
Kan tertinggal semua pendusta
Sedang jaman tak henti berputar

Aku berdiri dibalik jeruji
Berteman gelap dan sepi
Berjalanlah sahabat sejati
Selama kau sanggup berdiri

Ingatlah dalam hati
Jangan pernah kau mencuri
Meski lambungmu menjerit nyeri
Meski terancam akan mati

Kemenangan bukan mengalahkan
Kehidupan bukan mematikan
Semua hanya perjalanan
Mengubah mimpi jadi kenyataan

Ingatlah
Nama itu kosong
Gelar itu hampa
Hanya karya yang nyata

Mars Pemuda



Beri aku 10 pemuda, niscaya akan kuguncangkan dunia 

~IR Soekarno


Tataplah langit yang tak berbatas
Lihatlah samudra yang tak bertepi
Janganlah pernah kau berhenti
Akan perasaan berpuas diri

Seperti mentari yang tenggelam
Lalu berganti sang rembulan 
Janganlah pernah kau menyerah
Jangan kau hancur oleh masalah

Berdirilah setegak kau bisa
Berlarilah sejauh kau mampu
Kobarkan semangat wahai pemuda
Bangunkan tanah airmu

Hentikan semua omong kosongmu
Redamlah nafsu besarmu
Di sekelilingmu lautan ilmu
Reguklah jangan kau ragu

Kejarlah cita - cita
Jangan silau pada harta
Teruslah berambisi
Jangan teman kau habisi

Di pundakmu harapan bangsa
Di pundakmu harapan kami
Bangkitlah wahai pemuda
Bangkitlah negeri

Untuknya


sejuta cerita , seribu doa, untuknya


Tak sengaja kudengar beritamu
Tentangmu yang kini bahagia
Berbalut cinta dan cita -cita

Senyum itu masih sama
Tetap indah seperti adanya
Saat kau bercerita tentang angan
Tentang  impian yang akan kau raih

Kulihat kau telah tiba
Di titik dimana bintang berada
Telah terbayar semua derita
Telah nyata semua cerita

Bersamanya kau raih segalanya
Bersamanya kau ukir bahagia
Tiada tangis yang percuma
Tak ada lagi luka yang terasa

Kututup lembaran dengan harapan
Untukmu sebuah ketulusan
Disini kudoakan kebahagiaan 

Di hati tempat kau pernah sandarkan 


Sejenak



When you pretty sure about something, reality will follow your dream...




Berikan aku waktu sejenak
Untuk renungkan kisah yang terlupa
Biarkan aku tersadar
Hidup ini hadirkan seribu cerita

Dikala kita mencari jawaban
Ketika datang sebuah pilihan
Akankah terus berjalan
Walau mentari tertutupi awan

Sebuah telaga yang kita tuju
Tempat keabadian bersemayam
Jalannya terjal tanpa batas
Jaraknya tidak terukur kata

Susuri waktu dengan perlahan
Sampailah kita di depan mega
Disaksikan altar dan malaikat yang berdoa
Ucapkan janji untuk bersama

Kemanakah mimpi itu pergi
Menghilang bersama kabut pagi
Tenggelam dalam ramai kepalsuan

Sesungguhnya yang sejati akan kembali
Selalu setia akan janji
Mungkin hanya butuh waktu sejenak
Untuk sendiri ...
Untuk berlari ....